Beli MacBook M1, baik bekas ataupun baru. Itu jawabannya.
Sekarang, alasannya.
MacBook keluaran tahun 2015 sampai tahun 2019 menderita masalah keyboard, yang pada dasarnya sudah tidak dapat diperbaiki. Saya punya MacBook Pro 2015 dan 2017, keduanya menderita masalah yang sama.
Pencet tombol keyboard “a” satu kali, dan sering kali kamu akan mendapatkan “aa” atau “aaa”. Bayaangkan inii tterjadi unttuk 8 tombool lainnnnya.
Penjual mungkin akan mengatakan bahwa MacBook yang mereka jual baik-baik saja, tapi itu hanya masalah waktu.
Apple sudah mengakui ini dan membuat program pertukaran. Bahkan kasus ini sudah sampai pengadilan dan Apple harus membayar 50 juta dollar sebagai ganti rugi. Masalahnya adalah program pertukaran ini berlaku selama empat tahun dari tahun peluncuran, ini berarti MacBook tahun 2019 yang bermasalah dapat diklaim terakhir pada tahun 2023 lalu.
Jadi, tidak ada MacBook bekas yang kamu bisa beli sekarang dan dapat kamu klaim kerusakan keyboard-nya.
Jika kamu salah satu korban, klik di sini untuk mempelajari bagaimana aplikasi Unshakky dapat membantu meredakan gejala keyboard ini secara signifikan.
Berikut adalah daftar resmi, Macbook yang memiliki masalah keyboard Butterfly
- MacBook (Retina, 12-Âinch, Early 2015)
- MacBook (Retina, 12Â-inch, Early 2016)
- MacBook (Retina, 12-Âinch, 2017)
- MacBook Air (Retina, 13-inch, 2018)
- MacBook Air (Retina, 13-inch, 2019)
- MacBook Pro (13Â-inch, 2016, Two Thunderbolt 3 Ports)
- MacBook Pro (13-Âinch, 2017, Two Thunderbolt 3 Ports)
- MacBook Pro (13-inch, 2019, Two Thunderbolt 3 ports)
- MacBook Pro (13-Âinch, 2016, Four Thunderbolt 3 Ports)
- MacBook Pro (13-Âinch, 2017, Four Thunderbolt 3 Ports)
- MacBook Pro (15-Âinch, 2016)
- MacBook Pro (15-Âinch, 2017)
- MacBook Pro (13-inch, 2018, Four Thunderbolt 3 Ports)
- MacBook Pro (15-Âinch, 2018)
- MacBook Pro (13-inch, 2019, Four Thunderbolt 3 Ports)
- MacBook Pro (15-Âinch, 2019)
Daftar di atas diambil dari situs resmi Apple. Klik di sini untuk membaca detailnya.
Tidak ada MacBook pro 2015 15 inch dan Macbook Pro 2019 16 inch dalam daftar itu sehingga kedua MacBook ini aman. Saya tahu ini karena saya menulis draft artikel ini dengan MacBook Pro 2015 15 inch, dan MacBook Pro 2019 16 inch adalah mac sehari-hari saya sebelum saya ganti ke Mac M1 Pro.
Tapi walaupun MacBook pro 2019 16 inch aman dari masalah butterfly keyboard, Mac yang satu ini punya masalahnya sendiri. VRM Macbook Pro 2019 sangat panas ketika melakukan perkerjaan intensive seperti rendering, sehingga processor akan mengalami throttling dan performa melambat. Jika kamu ketika Macbook Pro 2019 16 inch heat problem atau hot VRM, maka kamu akan menemukan ratusan thread di internet.
Masalah kedua adalah harga bekasnya sangat mahal (berkisar 12-15 juta di Tokopedia). Sebagai perbandingan MacBook M1 yang pada dasarnya hampir 2x lebih cepat, dapat kamu beli diharga sekitaran 8 sampai 10 juta (bekas atau non-resmi).
Jadi mari kita rekap dulu:
- Macbook Pro 2015 15 inch = Masih sangat oke untuk browsing dan bloging tapi tidak untuk pekerjaan serius. Operating System pun sudah tidak lagi di update (kecuali menggunakan OpenCore, tidak resmi) dan oh iya, staingate.
- Macbook Pro dan Air 2015-2019 = Punya masalah keyboard butterfly, memmbuatt menulisss menjadii penggalamaan battin yangg mengesaalkan.
- Macbook Pro 2019 16 Inch = Tidak ada masalah keyboard, karena Apple berhenti menggunakan keyboard butterfly. Akan tetapi harga bekasnya masih sangat tinggi dan Mac yang satu ini cepat panas.
- Macbook M1 = Baterai sangat awet dan kinerja kencang. Salah satu processor dengan lompatan tahunan tertinggi dalam 10 tahun terakhir.
- Macbook M2 = peningkatan kinerja yang tidak signifikan dari M1, jarang tersedia bekas, dan harga barunya mahal.
- Macbook M3 = peningatkan kinerja yang tidak signifikan dari M2, jarang tersedia bekas dan harga barunya sangat mahal.
Seperti yang kamu bisa lihat sendiri, Macbook tidaklah sehebat dan seindah itu (kecuali M1). Jadi jangan terjebak kata-kata penjual delusional yang tidak sadar dengan masalah-masalah ini dan tetap menjual dengan harga mahal. Ini mungkin akan saya bahas di posting terpisah tapi Apple masih dianggap sebagai merek suci untuk komputer. Pada faktanya adalah komputer berkembang dengan cepat dan tahan lama bukanlah faktor yang sebaiknya kamu pertimbangkan. Dalam artian jika komputer dapat bertahan 20 tahun (tahan lama) apakah kamu akan tetap menggunakannya? Hanya karena masih menyala, bukan berarti masih berguna.
Sebagai kesimpulan baik baru maupun bekas rekomendasi saya adalah Macbook Air M1 untuk 99% dari kamu. Laptop ini walaupun sudah cukup berumur tapi akan mampu bertahan dengan mudah dalam 5 tahun ke depan, kecuali ditemukan ada kecacatan hardware bertahun-tahun kemudian, dan ya ini adalah sesuatu yang sangat mungkin.
FAQ
8GB atau 16GB?
- Jika kamu masih bertanya, maka jawabannya adalah 8GB. Mereka yang membutuhkan 16GB tidak akan kebingungan dengan pilihan 8GB atau 16GB.
Apa yang perlu di cek?
- Pastikan MacBook yang kamu beli adalah MacBook M1. Catat nomor serial dan masukkan ke situs Apple untuk mendapatkan verifikasi model.
- Lakukan diagnostic hardware (command D, ketika startup). Jika muncul catatan atau peringatan maka lari, kecuali baterai karena wajar saja baterai sudah berkurang dan ini bisa jadi faktor negosiasi.
- Lakukan benchmark setidaknya 3 kali dan pastikan nilainya setanding dengan yang lain. Nilai yang berbeda jauh dapat mengindikasikan prosesor kepanasan atau ada yang tidak beres.
- Pastikan iCloud pemilik sebelumnya sudah di log-out, atau kamu berpotensi tidak dapat menggunakan MacBook ini ketika pemilik sebelumnya tiba-tiba “mark this device as lost”. Jika MacBook dijual sangat murah tapi terkunci, maka ada kemungkinan besar itu curian. Nope.
Mac bekas rata-rata memiliki dent atau cacat fisik.
- Iya yang ini sangat wajar sekali.
Resmi atau Tidak?
- Secara official saya akan mengatakan beli yang resmi distributor Indonesia, untuk keperluan legal :D. Tapi pada prakteknya hampir tidak ada bedanya untuk kasus M1 Bekas. Kebanyakan M1 bekas sudah expire garansinya, dan baik dikerjakan oleh yang resmi atau tidak, jika rusak akan sama-sama mahalnya. Dan terakhir saya cek, MacBook yang dibeli dari non official distributor tetap dapat diperbaiki oleh mitra reparasi Apple di Indonesia.
M1, M2 atau M3?
- Duit tidak terbatas? M4. Tunggu sebentar lagi launching.

Jika kerjaan kamu hanya browsing (atau hanya mengandalkan browser) dan ketak-ketik, maka kamu akan baik-baik saja dengan M1 selama setidaknya 3 tahun ke depan. Loh tadinya katanya 5, iya sisa 2 tahunnya lebih kepada browsing dan blogging saja, mungkin penggunaan lain akan membutuhkan processor dengan AI accelerated, ini sepertinya akan cenderung menjadi tren.